Kepada syahdu pagi yang bersenandung lirih
Dan bulir embun yang zikirnya hidupkan benih
Mengapa mentari bentangkan tirai malu?
Adakah rindunya pada kekasih menguarkan aroma wangi kesturi?
Kulihat ia hanya berdiri, menyepi
Mematung, memagut diri pada pantulan riak bumi
Mengapa perjalanan selalu terasa lama dan berat?
Seolah tujuan sengaja menjauh dan berkarat
Pada Ia yang mengakhiri perjalanan insani
Keniscayaan hidup berbekal amal salih
Kelak segalanya dilepas walau perihnya tak terperi
Kala keterasingan menyergap rindukan seperjalanan sejati
Lihatlah, renjana ‘tlah tenggelamkan diri
Mereguk di cawan anggur terasa sungguh pahit getir
Ketuklah gerbang wahai penghulu kenduri
Berharap menjadi wasilah reuni para Bijak Bestari
Wiwik Said
Safar Bandung-Bekasi,
25 Mei 2025
Sumber gambar: https://wunjoway.com/good-morning-sunshine/