Dia adalah Ibu
Sebuah totalitas
Sumber dari sepuluh ribu hal

Seperti lembah
Rendah dan menerima
Seperti air
Lembut, memberi kehidupan,

Ibu yang mengajari kita
menanam bunga
Dia membersihkan belukar dan rumput liar
Agar taman terbebas randu dan gulma

Namun adakala kita
tumbuh bagai duri yang melukai telapak hatinya
Ibu menahan tangisnya,
agar air matanya tidak menjadi gelombang yang menghanyutkan mayat kita.

Ibu teladan kasih
Dimata seorang ibu yg buta
pun
Manusia masih nyata melihat cinta.


Erwin Haidar Barong
Kantor PC IJABI Bogor Utara, 9 November 2025

Puisi ini dibacakan penciptanya pada acara Workshop Basic Counselling Fathimiyyah IJABI

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *